Budirich’s Weblog

live for praying

Life is unpredictable

Masih teringat jelas dalam pekiranku, ketika aku harus wisuda disaat warga sekitar kampungku harus berjalan ke pemakaman mengantar jenazah nenekku yang meninggal kemarin. Aku bingung pada saat itu, apakah aku harus hadir ke wisuda yang sudah aku tunggu-tunggu selama ini atau harus aku lupakan perjuanganku kurang lebih selama empat tahun  duduk menimba ilmu di bangku kuliah demi ke pemakaman beliau. Sungguh pilihan yang sangat berat bagiku dan keluarga. Setelah menimbang, aku putuskan untuk menghadiri wisuda. Hanya aku, ayah, ibu dan kedua adikku yang izin sekolah pada hari itu.

hidup itu ada yg ngatur budi

Jujur walaupun ragaku ada di kampus, tapi hatiku tak bisa berbohong. Aku selalu terpikir dengan pemakaman nenekku. Apalagi aku sempat mengangkat jenazahnya Baca selebihnya »

13 Juni 2009 Ditulis oleh budirich | budi setiawan | | & Komentar

Mahalnya sebuah perubahan

Ketika kita mendengar kata Change, apa yang ada di pikiraan kita. Mungkin kita akan mengaitkannya dengan gerakan, pertumbuhan atau metamorfosis dari satu kondisi ke kondisi yang baru yang tentunya diharapkan jauh lebih  baik.

Belum hilang di ingatan kita, dimana satu kata magic yaitu change bisa membawa orang pertama keturunan amerika-afrika menjadi presiden di negara adidaya sekelas Amerika yang notabene masih kental dengan masalah rasis. Atau buku secret Rhonda Byrne, yang mencoba merubah pikiran alam  bawah sadar manusia agar selalu positif thingking.

Satu kata yang mudah dibaca tetapi butuh banyak pengorbanan untuk diimplementasikan. Setidaknya inilah yang dialami oleh perusahaan di tempatku bekerja. Bergerak di bidang multifinance Baca selebihnya »

13 Juni 2009 Ditulis oleh budirich | budi setiawan | | & Komentar