Love Analyst

sabtu sore kemarin

kali kedua aku datang ke toko itu

kulihat rona merah wajahmu yang menghijau tertutup tabir toko

tapi hebat, semua itu hanya membuatmu menjadi lebih indah untuk dilihat

aku mulai merasa ada yang beda di hati

seperti ada air yang menikung ke rongga kala dahaga

semakin hari, rasa itu semakin sulit di kalkulasi.

analisa ekonomi menjadi lumpuh,

karena cinta tidak melibatkan asset, capacity and capital

cinta hanya butuh purpose, character and condition.

semakin sulit aku menganalisanya.

love_graphics_33

seorang analis tidak pernah buntu

selalu ada jalan dalam setiap rintangan

selalu ada data pendukung untuk approval

begitu juga cinta, butuh waktu untuk menjawabnya..

aku menunggumu..

Atrium Senen Jakarta, Juni 2009.

2 thoughts on “Love Analyst

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s