Multifinance, banking n consumer…

Butuh dana cepat, jaminkan BPKB anda..

save our economy

Sudah terlalu sering kita melihat poster-poster bertulisan pesan seperti di atas, dan hampir semua pesan itu disampaikan oleh perusahaan finance yang bermain dibidang peminjaman dana cepat. Sadar atau tidak hanya dengan menjaminkan BPKB kendaraan, konsumen langsung bisa mendapatkan dana cash yang nilainya tergantung harga pasar kendaraan yang dijaminkan dan tentunya plus biaya administrasi dan asuransi yang jadi bumbu pelengkap profit bagi perusahaan.

Banyak alibi yang membuat usaha ini bisa berjalan bahkan terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun, saya juga bingung apakah bisnis pinjam dana ini berhasil karena banyak masyarakat Indonesia ingin mengembangkan usaha atau dengan kata lain untuk tujuan produktif,,atau jangan-jangan banyak orang Indonesia yang sejatinya mampu membeli kendaraan dengan mengorbankan cash yang seharusnya mereka pegang sebagai jaminan hidup yang tidak pasti, seperti jika terjadi kecelakaan atau ada keluarga yang sakit.

Semua sudah berjalan, dan bisnis ini laku keras di Indonesia. Tapi tidak semua perusahaan finance bisa mengambil untung besar dari usaha ini, karena terkait kebijakan suku bunga bank Indonesia sekarang ini yang mematok BI rate hingga angka 6.75% bagaimana perusahaan finance yang sebelumnya dikenakan bunga mahal pada saat mereka melakukan peminjaman ke bank, apakah bank mau menurunkan suku bunganya, yang kita sangat butuh koordinasi antar semua pihak disini. Karena jika bank tetap bersih keras mempertahankan suku bunganya maka hal ini akan membuat para pemain bisnis ini yang notabene modalnya juga berasal dari bank merasa panik, karena akan terjadi hukum rimba disana. Dimana perusahaan finance yang memiliki modal yang kuat tidak perlu mengeluarkan biaya cost of fund yang tinggi untuk usahanya dan effec-nya mereka bisa memberi bunga ringan kepada nasabahnya. Bagaimana dengan perusahaan finance yang modalnya berasal dari bank, yang terkadang bunganya sama dengan ketika bank memberikan kredit ke masyarakat..bagaimana perusahaan finance seperti ini bisa survive dan mengambil profit?

Kita juga selalu mendengar, bahwa orang pintar tidak pernah mati akal. Anekdote ini pas kita berikan kepada perusahaan finance dengan modal dari bank tapi mampu menjalanlkan bisnis ini dengan baik, dimana mereka harus bersaing dengan finance-finance lain yang spread bunga jauh lebih rendah.

Ketika masalah spread bunga tidak bisa lagi dihindari, maka kita harus berlari dan mulai menyentuh hati konsumen. Tak lain dan tak bukan caranya hanya satu yaitu berikan service yang terbaik kepada konsumen. Mungkin kita heran, sadar atau tidak orang sering membeli air mineral dengan merk dan ukuran yang sama dengan harga yang berbeda. Contohnya, kita membeli air mineral di café harganya bisa 250% lebih mahal ketika kita membelinya dari terminal bus. Sebenarnya apa yang masyarakat butuhkan, apakah harga yang menjadi tolak ukur atau ada faktor lain yang lebih penting.

Menurut saya semua ini tergantung dari tingkat social economy konsumennya, konsumen mana yang akan menjadi segmen kita, apakah midle low atau high class. Jika midle low kita akan susah menyentuh dari sisi service karena orang yang sejatinya belum bisa memenuhi kebutuhanya dengan baik akan berfikir lebih panjang untuk menggadaikan sejumlah uang hanya untuk service yang lebih baik, hal ini kontras dengan masyarakat high class. Mereka akan memilih fasilitas dan harga menjadi nomor kesekian bagi mereka.

Dengan kemudahan akses yang diberikan kepada masyarakat untuk meminjam dana, maka hal ini harus bisa dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat. Dan kalau boleh menyarankan dana seperti ini sebaiknya digunakan untuk tujuan yang produktif, yang bisa menghasilkan pendapatan jangan digunakan untuk konsumtif karena selain bunga yang cukup tinggi konsumen juga akan dibebankan tanggung jawab cukup berat yaitu mereka harus siap menggadaikan jaminan mereka kepada perusaaan tersebut jika mereka tidak mampu mebayar.

Kesempatan yang baik harus diikuti dengan analisa kelayakan yang baik, biar bisa membuahkan hasil yang baik…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s