Gazelle & Lois

…Tear of love…

Lelaki itu bernama Gazelle, ia keturunan Jeman yang lahir pada tahun 1920 silam. Menurut informasi dari orang tuanya, Adi Dassler. Gezelle merupakan Keturunan pertama Adi yang dilahirkan di kamar mandi ibunya tanpa bantuan alat apapun. Keluarga menduga, karena kejadian aneh tersebut Gazelle memiliki kehebatan lebih dibandingkan saudara-saudarnya. Sehingga pada suatu hari, saudara Dassler yaitu Rudolf Dassler mengajaknya untuk mendirikan “Dassler Brother OGH” untuk mempromosikan Gazelle agar kehebatannya bisa berguna bagi masyarakat. Sebagai langkah awal, Dassler brother selalu meminta orang-orang besar di masanya untuk menggunakan Gazelle dalam setiap kompetisi olahraga. Kita tahu bahwa sejak dulu, olahraga sudah cukup dikenal dan memiliki daya tarik tersendiri bagi masyarakat. Tak heran jika semua atribut yang dikenakan oleh juara olahraga dunia akan menjadi trend setter dalam sekejap.

Adi dan Rudolf bisa membaca peluang itu sejak awal. Mereka berusaha membujuk agar setiap atlet menggunakan atribut Gazelle. Puncaknya ketika Jesse Owen menjadi atlit paling sukses pada olimpiade Berlin yang menggunakan barang Gazelle. Peristiwa itu membuat Gazelle menjadi terkenal hampir di seluruh dunia.

Beranjak dewasa, Gazelle diajak ayahnya untuk hadir pada perhelatan akbar olimpiade di Spanyol. Dari tribun utama arena pacuan kuda, ada yang menarik perhatian Gazelle selain kelincahan kuda SeaBiscuit dari Amerika Serikat, dia adalah Lois.

Merasa memiliki segalanya, Gazelle memberanikan diri untuk berkenalan dengan gadis manis itu. Perkenalan berjalan lancar dan Lois juga memperlihatkan simpatinya untuk Gazelle. Hubungan sempat terjalin baik, sampai suatu hari Gazelle mengetahui bahwa Lois adalah ketunan Yahudi. Kita tahu bahwa pada zaman Hitler memimpin tentara Nazi , dia sangat membenci orang Yahudi, dan tidak mengijinkan rakyatnya bergaul dengan mereka.

Mendengar larangan dari pemerintah tersebut, bukan hanya Gazelle yang sedih, Lois yang mulai jatuh cinta pada Gazelle-pun sempat terkejut dan takut untuk melanjutkan kisah cintanya. Kita tahu bahwa Gazelle adalah pemuda sukses di kotanya, sekecil apapun tingkah lagu Gazelle yang dinilai menyimpang akan menjadi berita yang bisa menggemparkan. Menyadari hal ini, Gazelle dan Lois memutuskan untuk back street. Tidak ada informasi akurat yang bisa menjelaskan berapa lama mereka menjalin hubungan rahasia itu, dan sampai suatu hari orang tua Lois mendapati surat dari Gazelle yang berserakan di kamarnya.

Kejadian itu membuat ayah Lois khawatir. Beliau takut jika Lois dan Gazelle bersatu, bukan tidak mungkin Lois akan mendapat perlakuan yang tidak adil di Jerman. Sama seperti yang dilakukan tentara Nazi ke orang Yahudi pada waktu itu. Singkat cerita, ayah Lois meminta anaknya untuk memutuskan hubungan dengan Gazelle. Lois merasa keberatan dengan permintaan ayahnya, sebagai bentuk protes terhadap ayahnya, Lois memutuskan untuk tidak mau bertemu dengan lelaki lain selain Gazelle.

Membaca kisah cinta Lois dan Gazelle aku jadi terharu, dimana rasa cinta harus dikorbankan karena pertikaian antar golongan.Untuk mengabadikan kisah cinta mereka, suatu hari nanti aku akan menyandingkan Gazelle dan Lois dalam satu ruang dan waktu yang sama, meskipun tempat itu hanya kamar kost yang berukuran lima kali tujuh meter.

Tenang Gazelle, sesedih-sedihnya kisah cintamu. Setidaknya kamu tidak sendiri merasakan derita cinta itu, masih ada aku yang hingga detik ini masih setia dalam penantian…

Muara Bungo, July 5, 2011 
Dalam Penantian distributor baru…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s