I love this Job: karena hidup adalah proses belajar dan berjuang tanpa batas

“And when you want something, the entire universe conspire in helping you to achieve it.”

Paulo Coelho

Membayangkannya saja terasa sulit, apalagi untuk meminta orang lain disiplin menjalankannya. Itulah pikiran pertama saya setelah mendapat presentasi mengenai tools tersebut.

Saat itu Februari 2012, kira-kira sudah tujuh bulan sejak kali pertama diperkenalkan dengan tools yang cukup detail tersebut. Tools yang harus di update setiap hari oleh seluruh karyawan di seluruh dunia. Mengajak orang yang secara pendidikan mampu dan sudah terbiasa tertib administrasi untuk melakukan ini mungkin bukan menjadi hal yang terlalu sulit, tetapi bagaimana jika kita mengajak rekan kerja yang sehari-hari biasa berjualan di lapangan, yang tidak terbiasa membuat laporan, tidak pernah membuat suatu perencanaan sebelum memulai sesuatu, dan yang tidak peduli dengan proses tetapi hasil akhir. Tentu ini akan menjadi tantangan tersendiri.

Bulan April 2012, saya di undang ke Jambi untuk mengikuti refreshment training tools tersebut. Itu artinya saya juga mempunyai kewajiban untuk melakukan hal yang sama. Mentraining team salesman dan manager distributor yang menjadi partner bisnis di area tanggung jawab saya. Seperti yang saya sebutkan bahwa mendisiplinkan teman-teman untuk disiplin menjalankan tools ini bukan perkara mudah. Tidak mudah, Iya. Tetapi bukan sesuatu yang tidak mungkin.

Sebelum melakukan training ke rekan kerja tersebut, saya mencoba melakukan beberapa research kecil dengan melakukan joint visit guna menggali lebih detail mengenai ritme kerja seperti apa yang mereka inginkan dan apa yang mereka harapkan tantang karir di perusahaan. Well, setelah beberapa hari visit bareng mereka, saya dapati ternyata semua salesman berharap bisa menjadi seorang manajer. Menurut hemat mereka, bisa menjadi seorang manajer adalah suatu kesuksesan.

Setelah joint visit dan mengetahui apa yang mereka inginkan, harapan saya tentang suksesnya penerapan tools tersebut meningkat satu level. Saya mulai berfikir tentang apa yang harus saya lakukan untuk mempersiapkan training tools baru itu dan mencoba menciptakan persepsi baru bahwa dengan meng-update tools secara disiplin setiap hari akan membuka jalan teman-teman agar bisa menjadi seorang manajer.

Tahap awal saya memberikan presentasi motivasi dengan tema “CHANGE”. Di presentasi ini saya sengaja tidak memuat banyak tulisan melainkan hanya menampilkan contoh-contoh gambar implementasi tools baru ini dari seluruh dunia dan beberapa video motivasi.

Lalu saya coba bangkitkan semangat mereka dengan pertanyaan. Lihat apa yang orang-orang luar negeri itu lakukan. Orang-orang yang sebagian besar bependidikan tinggi, dan tak jarang dari mereka adalah lulusan S 2. Tapi mereka mau mengisi dan disiplin untuk update tools itu setiap hari. Lalu bagaimana dengan kita disini?

Apakah kita bisa disiplin untuk meng-update tools itu setiap hari? Sama seperti yang orang-orang di luar negeri sana lakukan?

Jawaban ada di rekan-rekan sekalian. Dan menurut saya dengan disiplin mengisi tools tersebut setiap hari, kita disini menjadi tahu isu yang terjadi dan kita siap membuktikan secara data lalu mencari solusi berdasarkan akar masalah. Dan yang paling penting, tools ini akan membantu teman-teman untuk bisa mencapai cita-cita teman-teman untuk menjadi seorang manajer. Karena seorang manajer harus tahu apa yang sedang terjadi di perusahaan yang dipimpinnya, untuk tahu maka seorang manajer harus mempunyai tools agar dia bisa membuat skala prioritas masalah, mengelola data, menemukan akar masalah dan mencari sebuah solusi. Bukan begitu Pak Manajer? Saya langsung tanya ke Bapak manajer di depan rekan-rekan. Dan manajer menjawab “YES”.

Saya sedikit berhasil menyentuh alam bawah sadar teman-teman dengan mencoba menjembatani keinginan mereka untuk menjadi seorang manajer dan mereka tahu apa yang harus mereka persiapkan agar bisa menjadi orang nomor satu dalam urusan operasional di distributor.

Hari itu saya mencoba mengakhiri presentasi dengan kata-kata yang membuat mereka mau berfikir.

Saya tidak memaksa teman-teman untuk meng-update tools ini setiap hari, jika tools ini tidak bisa menjembatani teman-teman untuk bisa menjadi seorang manajer.

Saya juga tidak mau teman-teman akan berada pada posisi ini, menjadi salesman sepanjang umur kerja kalian, saya ingin ada perubahan. Ingat perubahan pada diri kalian, akan sangat berdampak bagi lingkungan sekitar, yang paling dekat adalah keluarga, anak dan istri teman-teman.

Setelah melihat mereka khusyu memperhatikan. Saya closing presentasi ini dengan bertanya ke satu persatu dari mereka. Apakah kamu mau dan siap berubah untuk mejadi seorang manajer?

Alhamdulillah semua dari mereka menjawab siap untuk berubah..

Lalu saya buka slide terakhir dari presentasi saya dengan gambar Dinosaurus dan satu kalimat dibawahnya.

 

Dinausaurs extinct because they can’t adapt

Sengaja saya tutup presentasi itu dengan gambar dinosaurus dan kalimat dalam bahasa inggris agar mereka penasaran. Ternyata benar banyak diantara mereka yang bertanya apa maksud kalimat di bawah gambar tersebut. Saya jawab, Dinausurus itu punah karena mereka tidak bisa beradaptasi. Lalu bagaimana dengan kita? apa yang akan terjadi pada kita jika kita tidak bisa beradaptasi di dunia yang penuh dengan kompetisi ini? Mereka hanya senyum-senyum sembari mengggaruk kepala. Sebelum mereka menyudahi senyum saya tambahkah bahwa hidup adalah proses belajar dan berjuang tanpa batas.  End

this tools we update on daily

Note: Alhamdulillah teman-teman sudah disiplin dalam meng-update tools tersebut setiap hari pukul 08.30. Meskipun update dan review yang kami lakukan masih jauh dari sempurna, setidaknya ini akan jadi titik point perubahan kebiasaan dari salesman yang hanya tahu jualan menjadi salesman yang tidak hanya jualan tapi tahu apa yang harus mereka lakukan untuk mencapai target dengan mengerti isu-isu yang terjadi.  Salam perubahan.

 

Muara Bungo; Sept 14, 2012 at 07.00 a.m

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s