5 Reasons I’m Proud to be Indonesian (Bag 1)

1. Economic Growth

The purpose of learning is growth.

 I_Proud_to_be_An_Indonesian_by_sasyaaaaa

(sumber gambar dari indonesiaproud.wordpress.com)

Menarik sekali melihat study dari beberapa lembaga peneliti internasional tentang Indonesia. Agustus 2012 lalu Goldman Sachs mencetuskan akronim baru dan menobatkan Indonesia sebagai salah satu dari beberapa negara yang dipredikasi akan mampu menjadi engine of growth dunia pada tahun-tahun mendatang. Lembaga yang bermarkas di New York, Amerika itu melahirkan istilah baru yaitu MIST (Meksiko, Indonesia, South Korea, and Turkey) setelah sebelumnya pada tahun 2001 Chairman of Goldman Sachs asset management, Jim O’neil melahirkan BRIC (Brazil, Rusia, India, and China) sebagai negara berkembang yang mampu memberikan return investasi yang luar biasa dibandingkan negara lain di dunia. Tapi tahun ini MIST menjadi empat pasar terbesar dalam portfolio Goldman Sachs N-11 Equity Fund dengan return reksadana di kawasan MIST mencapai 12% dibandingkan 1,5% untuk kawasan BRIC.

Selain Goldman Sachs, september 2012 lalu lembaga peneliti internasional lainnya yatiu McKinsey Global Institute juga mengeluarkan laporan tentang Indonesia yang berjudul The archipelago economy: Unleashing Indonesia’s Potential. Dalam laporannya lembaga yang berdiri tahun 1990 itu menyebutkan akan terjadi peningkatan secara signifikan beberapa variabel penting di Indonesia. McKinsey memprediksi pada tahun 2030 Indonesia akan menjadi negara dengan ekonomi nomor 7 terbesar di dunia (saat ini di peringkat 16), pasar domestik meningkat dari $0,5 trillion tahun ini menjadi $1,8 trillion tahun 2030, terjadi peningkatan kelas konsumen dari 45 juta pendudukan dengan pendapatan per kapita $3.600 per tahun menjadi 135 juta.  Pada tahun 2030 Indonesia juga diprediksi membutuhkan skill worker sebanyak 113 juta orang dibandingkan saat ini hanya 55 juta. Di tambah lagi dengan predikat investment grade dari lembaga-lembaga pemeringkat dunia seperti Fitch Ratings dan Standard and Poor’s.

Selain itu Indonesia juga menjadi negara dengan pertumbuhan ekonomi terbesar di dunia bersama China dan India ditengah krisis global di beberapa kawasan seperti Eropa dan Amerika.

Menarik melihat perbandingan pertumbuhan ekonomi Indonesia dibandingkan beberapa negara lain baik di Asia, Eropa maupun Amerika. Dalam 5 tahun terakhir (2007 – 2011) pertumbuhan ekonomi Indonesia rata-rata 6 persen, hanya sekali 4,6 persen pada tahun 2009 akibat pengaruh krisis subprime mortgage di Amerika.  Jika kita lihat negara tetangga terdekat, Singapura mengalami pertumbuhan yang relatif tidak stabil. Tahun 2007 ekonomi singapura tumbuh melesat 8,9 persen, menurun menjadi 1,7 persen tahun 2008, dan -1,0 persen tahun 2009, tahun 2010 dan 2011 masing-masing 14,8 persen dan 4,9 persen.  Malaysia tumbuh 6,5 persen tahun 2007 dan turun menjadi 4,8 di tahun 2008, -1,6 persen tahun 2009, dan 7,2 persen tahun 2010 dan turun menjadi 5,1 persen tahun 2011. Amerika tumbuh 1,9 persen tahun 2007, turun menjadi -0,4 tahun 2008, turun lagi -3,5 tahun 2009, dan tahun 2010 dan 2011 masing-masing tumbuh 3,0 persen dan 1,7 persen.  Pertumbuhan ekonomi Indonesia relatif lebih stabil dan tentunya ini menjadi faktor penting untuk mengundang calon investor yang ingin berinvestasi di Indonesia. I’m proud to be Indonesian..

List pertumbuhan ekonomi dari masing-masing negara bisa dilihat disini.

Muara Bungo: December 14, 2012

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s