Future is Today

Gunung Klabat 1

Terlarut membaca Life Story not Job Title karangan Pak Darwin Silalahi memaksa saya berhenti sejenak untuk istirahat. Pemberhentian terjadi di halaman 70 dari buku karangan CEO PT Shell Indonesia itu dengan sub judul “Dua Skenario Energi Dunia 2050”. Niat awal ingin istirahat agar bisa meneruskan membaca dengan lebih fokus, tapi kenyataannya angka 2050 memaksa pikiran melayang pada suatu pertanyaan. Apa yang mereka harapkan dengan melakukan research tentang  skenario 10, 20 bahkan 40 tahun dari hari ini? apakah mereka bisa menikmati hasil research yang cukup lama ini?

Lembaga peneliti internasional The McKensey Global Institute membuat research tentang Indonesia di tahun 2030 dengan judul The Archipelago Economy: Unleashing Indonesia’s Potential.  Shell membuat skenario energi dunia tahun 2050, dan HSBC Global Research pada oktober 2012 lalu mengeluarkan report tentang Consumer in 2050. Sungguh suatu skenario yang cukup panjang dan mungkin saja hasilnya tidak dapat dialami atau dibuktikan sendiri oleh si pembuat skenario tersebut.

Mungkin inilah salah satu ciri manusia dengan visi besar. Manusia yang rela melakukan kajian atau penelitian untuk mengetahui kemungkinan-kemungkinan apa yang akan terjadi di masa depan, sehingga bisa memberi informasi atau petunjuk bagi generasi hari ini untuk melangkah dengan lebih baik di masa mendatang. Menurut Pak Rhenald Kasali agar mampu melihat jauh ke depan diperlukan sebuah pengetahuan. Tanpa pengetahuan kita hanya bisa melihat sejauh mata memandang.

Bicara mengenai visi besar,  kita bisa belajar dari China. Negeri Tirai Bambu ini membangun the great wall selama 300 tahun. Sebuah tindakan yang hampir tidak mungkin dilakukan tanpa visi jangka panjang. Tindakan yang tidak mungkin dilakukan tanpa adanya sebuah mimpi kolektif tentang bayangan kejayaan di masa mendatang. Mereka tidak mungkin membangun tembok raksasa selama 300 tahun jika mereka  tidak berasumsi negara ini akan eksis selama ribuan tahun. Dan kita bisa lihat China hari ini. Sebuah negara dengan ekonomi nomor 2 terbesar di dunia dengan distribusi produk yang hampir menyebar di seluruh penjuru dunia.

Mereka yang berani membuat sebuah skenario besar dengan visi puluhan bahkan ratusan tahun dari hari ini dengan ketidakpastian apakah mereka bisa menikmati hasil dari apa yang sudah direncanakan, sejatinya mereka adalah seorang visioner yang mungkin saja layak untuk menjadi pemimpin karena bagi mereka future is today.

Muara Bungo: Desember 4, 2013.

6 thoughts on “Future is Today

  1. Yup, masa depan dimulai dari sekarang. Berpikir utk jangka pendek emang penting, tapi jgn lupakan untuk berpikir jangka panjang yg jauh ke depan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s