Membangun Makna tanpa Cahaya

Seperti roda kehidupan, kadang di atas dan kadang di bawah. Seperti juga dua kemungkinan dalam suatu percobaan, berhasil atau gagal.

DSC00511

Seringkali kita teringat berbagai peluang yang pernah kita miliki di masa lalu tetapi kita memilih untuk mengabaikannya. Dan hari ini kita menyesali keputusan karena telah mengabaikan kesempatan di masa lalu itu. Seringkali hal itu diperparah dengan keyakinan bahwa seandainya saya mengambil kesempatan waktu itu, mungkin kondisi saya sudah lebih baik hari ini. Seandainya, seandainya, dan seandainya!

Stop, berhenti berfikir ”seandainya”. Menyesali keputusan yang sudah diambil tidak akan mengubah apa yang sudah terjadi, yang ada hanya akan membuat depresi dan pesimis. Kerja keras, konsisten dan disiplin untuk memaksimalkan kesempatan hari ini insya Allah bisa memberikan kehidupan yang lebih baik di masa depan. Dan untuk bisa memaksimalkan semua itu, kita perlu persiapan yang lebih baik dalam segala hal.

Seringkali menjelang waktu tidur saya berfikir. Kenapa Allah mengingatkan tentang pengabaian peluang di masa lalu itu. Apa yang ingin Dia ajarkan kepada saya.

Terkadang saya berfikir bahwa Allah ingin memberikan hikmah melalui pengabaian kesempatan masa lalu. Sepertinya Allah sedang menyuruh saya masuk ke dalam ruang gelap dan berharap saya menemukan jalan keluar. Tentunya itu tidak mudah. Saya harus mencari jalan keluar di tempat tanpa cahaya. Yang bisa saya lakukan hanya meraba-raba dan mengira-ngira dimana pintu keluar. Mungkin saja untuk menemukan jalan keluar tersebut saya bisa terinjak duri, tersandung, terjatuh, dan bahkan terluka. Tapi Allah tidak pernah ingkar dengan janji-Nya. Dia tidak akan memberikan cobaan di luar kemampuan hamba-Nya. Saya yakin itu.

Allah, mungkin saja malam ini saya masih berada di ruang gelap itu. Mungkin saja saya masih harus terluka, bahkan berdarah-darah sebelum akhirnya Engkau memberi petunjuk dimana pintu keluar itu berada. Tapi saya yakin, dengan kerja keras, konsisten, dan disiplin, hari dimana saya akan menemukan jalan keluar itu pasti akan datang. Insya Allah  It’s just the matter of time.

Terima kasih Allah. Malam ini Engkau telah menyadarkan saya untuk menemukan makna tanpa cahaya. Sejatinya dalam proses kehidupan bukan hanya ada dua kondisi. Di atas dan di bawah atau juga gagal dan berhasil. Melainkan bagaimana kita membangun makna dalam setiap proses kehidupan yang kita lalui itu jauh lebih baik dari sekedar keberhasilan atau kegagalan itu sendiri.

Note: Bisa jadi hidup ini tidak selalu harus disimpulkan dengan dua hal yaitu kegagalan dan keberhasilan. Mungkin sesekali kita perlu menggali makna dari proses yang sudah kita lewati dalam hidup. Mungkin belajar membangun makna akan menjadi sesuatu yang lebih penting dari sekedar berhasil atau gagal. Hhmm, sejalan dengan apa yang pernah dituliskan Bapak Gede Prama dalam bukunya Meninggalkan Keangkuhan, Bersahabatkan Keberhasilan, Memasuki Keheningan bahwa tidak ada kebetulan, yang ada makna yang belum ditemukan.

Renungan sebelum tidur

Saturday Night: End of March 2013

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s