Eko Pratomo Suyatno, Another Story of Connecting the Dots

Eko Pratomo Suyatno, nama beliau sudah tidak asing bagi para pelaku ekonomi Indonesia. Namanya sering muncul baik di media cetak maupun elektronik, khususnya terkait dengan investasi. Selain pakar di bidang investasi beliau juga merupakan seorang pemimpin keluarga yang patut dijadikan teladan. Beliau memang seorang leader dalam banyak hal dan tidak sungkan berbagi dengan siapapun, saya juga pernah mendapat advis dari beliau tahun 2009 lalu. Waktu itu saya membaca buku karangan Pak Eko berjudul reksa dana solusi perencanaan keuangan di era modern, dan saya tertarik untuk mengaplikasikan isi dari buku tersebut.

Berikut Jawaban Pak Eko sekaligus ini menjadi tahun pertama saya berkenalan dengan dunia investasi. Saya berdoa semoga Pak Eko dan keluarga selalu diberi kesehatan dan kebahagiaan dunia dan akhirat. Aamiin.

On Sun Dec 20th, 2009 1:51 PM ICT budi setiawan wrote:

Assalamu’alaikum wr wb
 
Salam kenal pak eko.
Nama saya budi umur 22 tahun. Sebelumnya saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Bpk Eko dan Bpk Ubaidillah yang telah menulis buku reksa dana (solusi perencanaan investasi di era modern). Sekilas membaca buku Bapak, saya tertarik dan berencana ingin membeli reksa dana setiap bulan, dan Insyallah dimulai akhir bulan ini (Desember 2009). Tujuan saya investasi adalah untuk biaya pendidikan S 2 yang mungkin membutuhkan biaya sekitar 50 jta dengan waktu sekitar 2 tahun 6 bulan dari sekarang. Saya mempunyai penghasilan 3 jta/ blan. Ada beberapa hal yang selalu menjadi pertanyaan saya pak, semoga bapak eko bias memberi pengetahuan tentang ini.
1. menurut pak eko reksa dana apa yang lebih menguntungkan dari analisa pak eko, kerena saya rencananya ingin membeli 2 produk reksa dana yaitu RDS dan RDC. Untuk Reksa dana saham saya tertarik dengan “Fortis Equitas” sedangkan untuk reksa dana campuran “Schroder dana prestasi”, ini saya pilih berdasarkan RD terbaik tahun 2009 versi majalah investor?
2. dalam membeli unit itu ada pilihan tanggal yaitu tanggal 1 sd 28 bulan bersangkutan, pada tanggal berapa yang lebih baik untuk membeli (awal bulan, pertengahan bulan atau akhir bulan)?
3. rencananya saya menggunakan produk Installment Plan Bank Mandiri, atau ada jasa manajemen investasi lain yang lebih baik, mungkin dengan pertimbangan credibilitas, selling fee dan redemption fee?
4. dari penghasilan saya yang 3 jta / bulan, kira-kira berapa uang yang harus saya invesatasikan ke RDS dan RDC untuk bisa mewujudkan mimpi saya kuliah S2 dengan biaya 50 jta dengan jangka waktu 2,6 tahun?
5. apakah investasi RD ini cukup berisiko untuk biaya pendidikan?

Terima kasih banyak atas buku yang telah Pak Eko dan pak Ubaidillah tulis, semoga Reksa Dana bisa menjadi solusi investasi di era modern. Terima kasih banyak sebelumnya pak eko.

Wassalamu’alikum wr wb 
Budi setiawan.

Dari: Eko Pratomo <eko_pratomo2002@yahoo.com>
Kepada: budi_080487@yahoo.co.id
Terkirim: Ming, 20 Desember, 2009 17:53:26
Judul: Re: Salam kenal dan terima kasih untuk tulisannya Pak Eko

Www Dik Budi,
Terima kasih dan salam kenal juga. Saya salut semangat anda utk berinvestasi dan untuk tujuan sekolah.
Saya juga kagum, rupanyan anda sdh langsung ingin menerapkan apa yang sudah anda baca di buku saya.
Boleh diceritakan sedikit back ground anda? 
Saya ingin mengetahui profil pembaca yang langsung meresponse buku tsb dengan rencana seperti ini.  
Anda lulus kapan, bidangnya apa dan dari mana? Sekarang sdh kerja dimana dan sebagai apa? 
Berapa dana yang siap disisihkan untuk tujuan sekolah S2?
Mudah2 an sy bisa membantu anda.

Salam
Eko  

— On Sun, 12/20/09, budi setiawan <budi_080487@yahoo.co.id> wrote:

From: budi setiawan <budi_080487@yahoo.co.id>
Subject: terima kasih sekali Pak Eko
To: “Eko Pratomo” <eko_pratomo2002@yahoo.com>
Cc: budi.finance@gmail.com
Date: Sunday, December 20, 2009, 7:06 PM

Sebelumnya saya ingin mengucapkan terima kasih sekali kpda pak eko atas jawabannya,,saya akan mencoba menjawab pertanyaan bpak..
sebelum saya menceritakan tentang back ground saya, saya akan menceritakan sedikit mengapa saya tertarik dengan reksa dana. sebenarnya saya sudah berencana ingin beli reksadana pada bulan april 2009 tetapi waktu itu gaji saya tidak cukup untuk membeli karena saya masih status training di PT BFI Finance Indonesia Tbk dengan salary Rp 1,6 Jta. tetapi dalam waktu penantian kenaikan gaji tersebut saya terus mencari informasi tentang dunia investasi baik saham, properti, unit link maupun reksadana. tetapi saya sangat bersyukur, mungkin ini sudah jalan dari Allah. hari Jum’at (1 Muharram 1931 H) saya ke gramedia yg rencananya akan membeli buku “TUHAN, Inilah Proposal Hidupku” karya bapak Jamil Azzaini. tetapi pda saat melihat buku karya Bapak Eko dan Bapak Ubai saya langsung tertarik untuk membacanya, kebetulan ada buku yang sudah dibuka jadi saya bisa membaca sekilas dan tiba-tiba saya keasikan membaca, akhrinya saya putuskan membeli kedua buku tersebut, dengan sisa uang makan saya. tetapi saya merasa beruntung karena dari kedua buku itu saya Insyallah banyak mendapat pelajaran.
orang tua saya asli jawa tengah tepatnya di Klaten, saya sejak kecil tinggal di Palembang karena orang tua bekerja PNS di Palembang. masa SD hingga Kuliah saya di Palembang, background pendidikan S1 saya ekonomi manajemen keuangan universitas sriwijaya, Palembang. saya masuk kuliah September 2005 dan lulus Mei 2009. sekarang saya bekerja di PT BFI Finance Indonesia Tbk sebagai Credit Analyst, ini karena saya mendapat beasiswa dari perusahaan tersebut ketika saya masih kuliah dan saya baru menjalaninya selama kurang lebih 8 bulan dari seluruh masa ikatan dinas yaitu 3 tahun, sekarang status saya di perusahaan ini sudah karyawan tetap setelah saya dinyatakan lulus presentasi MT (Manajemen Trainee) oleh perusahaan.

sekarang saya tugas di kota manado, dan berharap saya bisa mengumpulkan uang dari kerja ini agar bisa melanjutkan kuliah S2, karena saya sadar dengan kondisi keuangan orang tua. sekarang saya mendapat bayaran 3,5 jta dengan rincian 500.000 untuk kost, 500.000 untuk orang tua dan sisanya akan saya investasikan tentunya dikurangi biaya hidup di manado.
dana yang rencananya akan saya sisikan untuk tujuan S2 yaitu bulan ke 1 – 6 bulan kedepan sekitar 1 jta karena saya sudah daftar kursus bahasa ingris di English First, jadi dana sebagian tertarik ke sana. Dan setelah itu (bulan ke 7 – 30) Insyallah saya bisa invest sekitar 1,5 – 2 jta/ bulan. kalau tidak keberatan saya bisa mengetahui blog Bpak eko sehingga saya bisa mentautnya di blog saya di https://budirich.wordpress.com
mungikin info ini bisa menjawab pertanyaan Bpk Eko, tetapi jika ada info yang masih kurang lengkap, saya harap pak eko tidak ragu untuk menggalinya. sekali lagi saya ucapkan terima kasih pak eko untuk bantuannya, oya pak rencananya saya besok senin akan ke bank mandiri untuk mencari informasi mengenai produk2 reksadana, sebelum saya memutuskan untuk membeli yang rencananya akhir bulan ini. saya berharap Bpk Eko bisa memberi masukan dan saran..

Terima kasih banyak Pak Eko.

Budi Setiawan

Dari: Eko Pratomo <eko_pratomo2002@yahoo.com>
Kepada: budi setiawan <budi_080487@yahoo.co.id>
Terkirim: Sen, 21 Desember, 2009 22:05:29
Judul: Re: terima kasih sekali Pak Eko

 

Salam Budi.

Tks sdh menceritakan back ground yang cukup lengkap. Semoga niat anda didengar Allah dan dimudahkan dalam ikhtiarnya.

Beberapa hal yang perlu anda pertimbangkan : 

1. Waktu 30 bulan, termasuk waktu yang singkat untuk berinvestasi. Secara konservatif, jika anda perlu dana 50 jt, dan mengasumsikan 0 % investment return, maka anda perlu mencicil/menabung Rp. 1.67 juta per bulan (50 jt dibagi 30 bulan). Mudah-2 an dengan investasi bisa berkurang jumlah yang harus dicicil karena sebagian diharapkan datang dari investment return.

2. Utk jangka waktu 30 bulan, agak terlalu riskan berinvestasi seluruhnya di reksa dana saham. Anda perlu mengetahui risiko terburuk dan apakah siap menerimanya. Perlu dipertimbangkan menggunakan reksa dana campuran yang risikonya lebih rendah dengan kemungkinan potensi rutrun ysng lebih tinggi dari deposito. Perlu juga dipertimbangkan mengalokasikan sebagian dana pada instrumen yang berisko rendah seperti reksa dana pasar uang atau deposito. Misalnya alokasikan 50 % pada Reksa dana campuran dan 50 % pada rd pasar uang atau deposito. Jika anda paham dan berani menanggung risiko sebagian (kecil) dari dana di rd saham juga bisa dipertimbangkan. Perbandingan besarnya aset alokasi sangat tergantung profil (keberanian anda menerima) risiko.

3. Dalam memilih rd campuran, juga hati-hati karena sebagian rd campuran berorientasi/berkonsentrasi ke saham. Perhatikan tolok ukur/benchmark kinerjanya. Jika rd campuran memiliki tolok ukur 100 % IHSG maka rd campuran tersebut merupakan reksa dana saham juga. Ada salah satu produk rd campuran Fortis Equitra yang bisa dipertimbangkan. Coba  tanyakan kepada Mandiri dan pelajari prospektusnya. Bandingkan juga kinerja historisnya dengan rd campuran yang lain. Jika sesuai dengan kebutuhan anda dan sesuai profil risikonya dengan anda,  anda bisa gunakan.

4.Dalam perjalanannya, setelah 18 bulan misalnya, maka sisa waktu bernvestasi sudah semakin pendek (tinggal 1 tahun), anda perlu mengurangi (melikuidasi) porsi reka dana saham/campuran, dan mudah-2 an dalam posisi untung, sehingga sebagian besar/seluruhnya sudah berada pada investasi yang berisiko kecil (rd pasar uang atau depsoito) untuk mengurangi risiko investasi. Anda juga bisa melakukan penjulan sebagian rd saham/campuran ketika pasar dalam kondisi yang baik (mendapatkan keuntungan).

5. Pahami benar bahwa berinvestasi di reksa dana saham dan campuran tetap mengandung risiko.

Selamat berinvestasi.

Salam,

Eko   

Alhamdulillah, meskipun terlambat dari target yang sudah direncanakan, finally senin tanggal 4 Agustus lalu saya baru menyelesaikan kelas matrikulasi di Megister Manajemen Universitas Sriwijaya. Insha Allah hari senin tanggal 11 Agustus 2014 kuliah perdana akan dimulai. Semoga S2 bisa diselesaikan dalam waktu 2 tahun ke depan. Aammiin.

Terima kasih Pak Eko, semoga tulisan ini bermanfaat untuk kita semua. Aamiin.

Berikut salah satu video Pak Eko yg disiarkan oleh TVRI (https://www.youtube.com/watch?v=lrlEF-i_A_o) Selamat investasi.

Manado Okt 2009 dan Palembang Aug 2014.

 

2 thoughts on “Eko Pratomo Suyatno, Another Story of Connecting the Dots

  1. Senang baca artikel2 mas Budi yang mengupas tentang keuangan.. Sedikit2 bisa nambah wawasan bagi saya yang memang bener2 awam. Menginspirasi juga, karena mas rajin menulis artikel sesuai background pendidikannya. Ingin juga belajar tentang investasi dan perencanaan keuangan untuk masa depan.
    Soale, di kantor saya maraknya pada pake credit card, hee..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s