Jembatan Teoritis dan Praktisi Pasar Modal

First step is a key, dan itu yang tersusah. Percayalah, do your first step, sisanya Tuhan yang atur (Handry Satriago, CEO GE Indonesia).

Suasana edukasi pasar modal

Suasana edukasi pasar modal

PicsArt_1415340503793

Pertumbuhan ekonomi Indonesia beberapa tahun terakhir yang cukup tinggi ternyata belum diikuti dengan kesadaran masyarakat untuk melakukan investasi. Sampai hari ini, masyarakat sepertinya masih dalam tahapan melek menabung tapi belum melek investasi.

Menurut hasil riset Otoritas Jasa Keuangan (OJK), masyarakat sudah mengenal bank sebesar 57,28%. Sementara tingkat pemahaman masyarakat terhadap asuransi 11,81%, lembaga pembiayaan 6,33%, pegadaian 5,04%, dana pensiun 1,53%, dan pasar modal hanya 0,11%.

Masih menurut OJK, dari jumlah 240 juta orang keinginan masyarakat untuk berinvestasi baru sekitar satu juta orang, atau setengah persen. Diantaranya 400 ribu di pasar modal, 500 ribu di reksadana, dan sisanya di Obligasi Retail Negara (ORI).

Data ini sangat berbeda jauh jika kita bandingkan dengan negara maju seperti Amerika yang hampir semua masyarakatnya sudah melek investasi. Bahkan kita juga masih kalah dengan beberapa negara asia tenggara lainnya. Menurut Survey Bank Dunia tahun 2011 lalu, disebutkan bahwa hanya 20% orang dewasa di Indonesia yang memiliki rekening di lembaga keuangan resmi. Angka ini berada di bawah Filipina 27%, Thailand 66%, Singapura 98%, dan Malaysia yang sudah mencapai 66%.

Minimnya kesadaran masyarakat untuk investasi di sektor keuangan karena banyak yang belum tahu keuntungan yang bisa didapatkan. Alhasil masih banyak masyarakat yang menyimpan dana dalam bentuk tabungan, padahal kalau kita cermati return atau imbal hasil dari tabungan cenderung lebih kecil dari angka inflasi. Artinya nilai uang yang kita tabung sebenarnya berkurang.

Oleh karena itu PT BNI Securities Palembang sebagai perusahaan sekuritas di Palembang mengadakan edukasi pasar modal bersama mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Sriwijaya. Kegiatan edukasi pasar modal in merupakah first step dengan harapan bisa menjembatani antara teori yang dipelajari di kelas dan aplikasinya di lapangan. Selain itu kami juga berharap akan ada follow up yang lebih serius. Tentu kita semua berharap, partisipasi masyarakat agar bisa terlibat langsung di investasi keuangan dapat terus ditingkatkan. Dan mimpi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar melek investasi sudah kami mulai hari ini, dan insha Allah akan kami lanjutkan di kemudian hari dalam bentuk konkrit, misalnya mahasiswa mulai investasi langsung di pasar modal.

“Hanya dengan modal kurang dari 1 juta mahasiswa sudah bisa mulai investasi di pasar modal”.

Happy investing🙂

Kantor BNI Securities Palembang

November 7, 2014

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s