Ponzi di Palembang

sumeks

Berita utama Koran Sumatera Ekpres hari ini mengangkat judul “Istri Pejabat juga Ditipu”. Setelah saya baca ternyata motif penipuan pelaku awalnya dilakukan via jejaring social facebook lalu mengajak calon korban untuk bertemu. Pelaku menawarkan investasi dengan imbal hasil 25 – 100 persen. Sama seperti cerita-cerita serupa, awalnya korban menerima imbal hasil sesuai dengan yang dijanjikan. Tapi setelah itu, imbal hasil yang dijanjikan hanya tinggal janji. Pelaku kabur bersama uang yang kita titipkan ke orang tersebut.

Dalam dunia investasi skema penipuan seperti ini disebut sebagai Ponzi. Skema ponzi ini terkenal semenjak Charles Ponzi (1982 -1949) pada tahun 1920 melakukan penipuan dengan cara pelaku membayar imbal hasil yang di dapat dari dana yang ia terima dari korban/ nasabah baru, dan seterusnya.  Dengan skema Ponzi tahun itu, Charles mampu mengumpulkan dana sekitar $7 juta. Pada tahun 2008 dunia dikagetkan oleh terbongkarnya kasus Ponzi lain dengan pelaku utama Bernie Madoff yang mengumpulkan dana hingga $50 milyar.

Tak hanya di Negara lain, kasus Ponzi ini juga banyak kita temui di sekitar kita. Meskipun sudah banyak korban tapi kasus seperti ini masih saja sering terjadi.

Kenapa Ponzi masih ada?

Menurut saya selama masih ada orang yang berpikir tentang keuntungan instan dari sebuah instrument investasi, maka system Ponzi akan tetap ada. Padahal hal mendasar yang tidak boleh kita lupakan saat melakukan investasi adalah high risk high return.

Bagaimana untuk menghindari Ponzi?

Sebelum memutuskan untuk berinvestasi di instrument manapun, sebaiknya kita mencari tahu legalitas lembaga atau perusahaan tersebut di website Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan yang tak kalah penting adalah kita juga perlu memahami risiko yang terkandung di dalam instrument investasi tersebut.

Selamat berinvestasi🙂

2 thoughts on “Ponzi di Palembang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s